Kinerja industri batik di Kota Yogyakarta dan sekitarnya saat ini semakin merosot dan kalah bersaing dengan batik Pekalongan, Solo, maupun Cirebon. Bahkan, diperkirakan dari sekitar 1.200 unit usaha batik yang ada di awal 1970-an, saat ini tinggal 15-30 persen, atau maksimal 400 buah saja yang bertahan.